Minggu, 19 Juni 2016

UPACARA ADAT UPAH –UPAH BAGI MASYARAKAT ROKAN HULU

SYAFRIDA NIARSIH/PBM

Upah –upah merupakan upacara adat masyarakat rokan hulu ,provinsi riau yang di percayai untuk mengembalikan tondi ke badan . tondi itu di percai masyarakat rokan hulu sebagai aspek kejiwaan Yang mempengaruhi semangat dan kematangan pisikologi seseorang .
1.ASAL USUL
    Upacara upah-upah merupakan salah satu upacara adat yang berasal dari rokan hulu , provinsi riau .dilihat dari tujuan pelaksanaan upah –upah upacara adat tersebut bermakna mengembalikan tondi ke badan seseorang melalui lantunan kata pemberi semangat dan nasehat .
    Pada dasar nya upacara upah-upah merupakan akulturasi budaya tapanuli selatan dan riau .letak geografis rokan hulu yang cukup  berdekatan dengan wilayah Sumatra utara .hal ini memicu perpindahan masyarakat tapanuli selatan ke wilayah pasir pangaraian untuk bermukim di sana selama beberapa tahun terakhir .dengan perpindahan tersebut menyebabkan akulturasi budaya yang menarik .
    Budaya upacara upah-upah yang maih di laksanakan masyarakat pendatang  dari tapanuli selatan dan berbaur dengan penduduk setempat yang mengakibatkan penerapan budaya upah –upah tetap lestari .dan mengalami perubahan –perubahan yang unik , baik dari sisi tata laksana maupun bahan
–bahan yang di gunakan. Namun, tujuan upah-upah yang saat ini sudah menjadi bagian dari budaya riau masih sama dengan upacara upah-upah di tapanuli selatan yaitu mengembalikan tondi kebadan seseorang atau sekelompok   .orang yang di berikan upah –upah inilah salah satu bukti keterbukaan penduduk melayu riau khususnya masyarakat rokan hulu .
     Istilah tondi berrasal dari bahasa tapanuli selatan , sumut di mana perpaduan makna dalam istilah bahasa Indonesia yang mencangkup kata semangat ,tenaga dan kekuatan yang bersifat pisiologis.ada beberapa pakar yang mengatakan tondi itu merupakan kekuatan yang memberi hidup kepada bayi .tondi merupakan kekuatan,tenaga, semangat jiwa yang memelihara ketegaran rohani dan jasmani agar tetap seimbang .(persadaan marga harahap dohot boruna,1993) 
      Menurut effendi et al(2008) upacara upah-upah biasanya di iringi dengan kenduri kecil maupun besaryang di iringi dengan doa selamat .upah-upah hanya terdapat di beberapa daerah provinsi riau dan Sumatra utara pada sebagian besar etnis batak di wilayah tersebut .
Berdasarkan fugsi dn tujuan nya upah –upah di bagi menjadi empat jenis yaitu :
1.      upah-upah sembuh sakit , yaitu upah-upah yang di lakukan sebagai rasa syukur karena harapan sembuh dari sakit telah tercapai .upah-upah ini biasa nya dilaksana kara sembuh dari sakit yang sangat parah .
2.      upah-upah hajat tercapai , yaitu upah-upah yang di lakukan sebagai rasa syukur karena sesuatu atau keinginanya telah tercapai . missal nya upah- upah karena lulus dari sekolah
3.      upah-upah selamat,yaitu upah-upah yang di laksanakan sebagai bentuk rasa syukur karena selamat dari musibah alam .misalnya upah-upah bagi seseorang yang selamat dari bncana banjir .
4.      upah –upah khusus,yaitu upah-upah yang di laksanakan saat seseorang melaui fase kehidupan tertentu .misalnya upah-upah naik jabatan , pernikahan dll
    Pada tahap pelaksanaan upah-upah di perlukan tata laksana ,bahan-bahan dan peralatan tertentu yang memiliki symbol tertentu .semua upah-upah dilaksanakan dengan menggunakan tata cara yang sama ,peralatan dan bahan-bahan yang sama juga .

2 PERALATAN DAN BAHAN –BAHAN
     Bahan yang digunakan untuk menyusun perangkat upah-upah beragam tergantng pada factor daerah,adat ,orang yang menyusun dan menyampikan hajat .kadang upah-upah yang di laksanakan di dese maksud dan tujuanya sama tetapi bahan nya berbeda .
     Berdasarkan bahan yang di gunakan dalam upacara upah-upah penyajian hidangan dapat di bagi menjadi 3 tingkat yaitu upah-upah biasa, lengkap ,dan sangat lengkap .tingkatan tersebut berkaitan dengan nazar yang di ucapkan .proses memanggil tondi tersebut bias di peroleh meskipun dengan penyajian upah-upah biasa
      Bahan yang di gunakan untuk upah-upah berikut ini adalah pemaparanya :
1.      Upah-upah biasa bahan –bahanya sebagai berikut.
a.       Ayam panggang
b.      Hati ayam yang di panggang
c.       Telur ayam rebus yang sudah di kupas
d.      Udang yang sudah direbus/di goreng
e.       Beras kunyit
f.       Nasi pulut kunyit
g.      Sayur mayor
2.      Upah-upah lengkap bahan bahanya sebagai berikut :
a.         Ayam panggang
b.      Hati ayam yang di panggang
c.       Telur ayam rebus yang sudah di kupas
d.      Udang yang sudah direbus/di goreng
e.       Beras kunyit
f.       Nasi pulut kunyit
g.      Sayur mayor
h.      Gulai kepala kambing
Bagian tubuh kambing yang dapat di makan selain kepala
            3.upah-upah sangat lengkap bahan –bahan nya sbagai berikut:
a.         Ayam panggang
b.      Hati ayam yang di panggang
c.       Telur ayam rebus yang sudah di kupas
d.      Udang yang sudah direbus/di goreng
e.       Beras kunyit
f.       Nasi pulut kunyit
g.      Sayur mayor
h.      Gulai kepala kambing
i.        Bagian tubuh kambing yang dapat di makan selain kepala
j.        Gulai kepala kerbau
k.      Bagian tubuh lainya yang bias dimakan
3  TATA CARA PELAKSANAAN
Tata cara pelaksanaan upah-upah adalah sebagai berikut:

1.      Bemua  tamu ,termaksud pelantun upah-upah yang biasa di sebut si pengupah memasuki tempat acara.biasanya mereka duduk melingkar atau persegi panjang.upacara biasanya di adakan di dalam rumah atu balai –balai yang khusus untuk acara ini
2.      Bemudian orang yang akan di upah-upah duduk bersila di tengah lingkaran atau mengambil bagian lingkaran dan mengadap para tamu
3.      Bahan upah-upah yang sudah di persiapkan di letakan di depan orang yang akan di upah-upah dengan di tutup kain selendang
4.      Bila upah-upah masuk dalam perhelatan besar makaprosesinya di pimpin oleh seorang protocol .dan apa bila acara dalam skala kecil maka akan di pimpin oleh pelantun upah-upah .
5.      Acara di buka oleh prookol ,kemudian tuan rumah atau yang punya hajat memberikan sepatah kata kepada tamu dengan maksud,tujuan di adakan nya upah-upah.
6.      Berikutnya acara inti ,yaitu penyampaian kalimat upah-upah .si pengupah menambil posisi duduk atau berdiri menghadap dengan orang yang akan di upah-upah ,dan bahan upah-upah berada di antara mereka .posisi si pengupah adakalanya berdiri atau duduk di samping orang yang akan di upah-upah .hal ini bergantung pada kondisi ruangan .sambil berdiri si pengupah mengangkat talam,piring ,atau wadah tempat bahan upah-upah keatas kepala atau didepan orang yang di upah-upah namun bila berupa upah-upah lengkap dan upah-upah sangat lengkap maka talam cukup di buka saja karena cukup berat .
7.      Terakhir si pengupah melantunkan kata –kata upah-upah

4.DOA
    Doa dalm memberikan hidangan upah-upah berbentuk sajak atau bait-bait yang bermakna dan nilai sastra yang berupa metafora,pantun,dan nilai moral .berikut ini adalah contoh sebagian bait doa dari si pengupah yang di bagakan untuk orang yang di upah-upah .
                                    Bismilahhirohmannirohim kami ucapkan
                                    Rahmad allah senantiasa kita pintahkan
                                    Menyampikan niat serta hajad di dalam
                                    Itulah niat mengupah-upah anak, mantu dambaan

                                    Sudah terselip di dalam hati ibu dan ayah
                                    Menyampaikan niat melaksanakan upah-upah
Niat terkandung lamanya sudah
Baru sekarang beroleh izin allah

Maka pada saat ini ada hajad di dalam hati
Ada niat yang belum terlaksanai
Untuk mengupah-upah anak menantu kita ini
Akan kita lepas kelautan hidup tiada bertepi

Supaya mereka tidak melanggar pantang
Supaya mereka tidak terlanda adat
Supaya mereka tidak di sia-siakan orang
Upah-upah di lantunkan bakal tak tersukat

Rumpunanya rindang si pohon tebu
Rumpun dedap di tumbuhi benalu
Kaum family yang duduk bersimpu
Ampun dan maaf mereka pinta selalu

Batang nipah rapi di tanam kan
Nipah di tanam tambatan perahu
Kata pengupah yang di sampaikan
Mengupah-upah anak serta menantu

Nipah di tanam tambatan perahu
Kerabat datang menyepu bersih perunggu
Mengupah anak serta menantu
Selamat lah nian menempu hidup baru

….
Nipah di tanam di hari selasa 
 Itulah hari yang tepat kata orang tua-tua
Upah-upah di laksanakan penyambung doa
Itu lah doa ayah ibu dan keluarga semua

Nipah di tanam tambatan perahu
Menghadap keutara arah haluan
Mengupah anak serta menantu
Mengharap tuah dalam penghidupan

….
Di tambatkan ikat simpul Tak terbelah
Tangga di pasang penghindar air bah
Kembalikan semangat pulangkan tuah
Keluarga mawadah aklakul kharimah

Jadi beginilah adik kami ,anak kami
Putri,menantu,serta cucu kami
Beginilah caranya ayah dan bunda
Menyampaikan hasrat kebesaran jiwa

Memperlihatkan hati dan kebesaran jiwa
Syukur dan terima kasih tiada berhingga
Harapkan berkah allah wajaila
Mengupah anak menantu yang baru berumah tangga
 
Auzubilllahi minasyaitanni rajim
Bismillahhirrahmannirahim
La hula wala quwwata illah bil azim
Rukun lah nian seperti rumah tangga nabi Ibrahim
Ikatan kasih bak nabi yusup dan zulaikha
Ikatan cinta Muhammad dan siti aisyah

Turun matondi …..turun matondi ……
Pragmen diatas merupakan kata upah-upah dari si pengupah yang berisikan ,doa,harapan,dan nasihat.aspek-aspek tersebut juga menjadi nilai penting dari upacara upah-upah terhadap anak yang memasuki hidup baru atau berkeluarga

5) NILAI-NILAI
Ada banyak nilai yang terkandung didalam upacara adat upah-upah .berikut ini adalah pemaparan setiap nilai dan manfaat dari upacara adat upah-upah .
1.      Nilai nasihat
Nasihat secara khusus di berikan  kepada orang yang di upah-upah . selain itu para undangan yang ada di upacara upah-upah yang mendengar nasihat juga merasakan dampak nasihat dari kata –kata upah-upah
2.      Nilai doa
Kata dalam upah-upah serat dengan doa kepada allah swt .doa tersebut berisi permohonan kesehatan,keselamatan,kebahagiaan,dan kejayaan bagi orang yang di upah-upah,keluarga dan kepada tamu undangan .
3.      Mempererat silahturahmi
Persiapan dan prosesi pelaksanaan upacara upah-upah serat dengan makna silahturahmi kepada anggota keluarga dan masyarakat .pertemuan,gotong royong,doa bersama,makan bersama ,dan saling bercengkrama tertentu akan memupuk rasa persaudaraan yang tinggi di tengah-tengah masyarakat
4.      Memupuk rasa syukur
Umat islam di anjurkan untuk selalu mengingat allah swt .dan bersyukur atas nikmatnya yang telah di limpahkan kepada kita .terkandung pula makna pemupukan rasa syukur,ingat,dan tawakal kepada allah swt .
5.      Pengembalian dan elaborasi spirit
Upah –upah bermanfaat dan dapat di pahami sebagai sugesti atau dorongan spiritual terhadap moral seseorang atau sekelompok orang .dampak nya akan terlihat apabila peserta benar-benar mengeri,menghayati,merasakan bagian dari upah-upah tersebut sehingga melahirkan semangat dalam meraung hidup


6 PENUTUP
      Upacara adat upah-upah merupakan salah satu upacara adat di rokan hulu ,profinsi riau .upacara upah-upah bertujuan untuk mengembalikan atau memanggil tondi ke badan sekaligus mengandung ungkapan-ungkapan metafora yang mengandung doa,harapan dan nasihat kepada orang atau sekelompok orang yang di upah-upah .menurut kepercayaan orang rokan hulu riau dan sebagian etnis batak dan tapanuli selatan di Sumatra utara .tondi merupakan bagian dari jiwa tang bias meninggalkan si pemilik tondi tersebut .upacara upah-upah merupakan salah satu cata untuk mengembalikan tondi kebadan sekaligus meningkatkan potensi tondi itu bagi orang yang di upah-upah
      Pelaksanaan upacara adat upah-upah memiliki banyak jenis namun upah-upah memasuki hidup baru (di berikan kepada pasangan pernikahan)di laksanakan untuk membangun rasa syukur , mempertahankan nilai  social dan spiritual yang tinggi .setiap orang tua di rokan hulu selalu bercita-cita, berniat ,bernazar untuk melaksanakan upacara adat upah-upah ini sejak sang anak masih kecil boleh jadi orang tua yang mampu melaksanakan upah-aupah dengan menggunakan bahan utama berupa hewan kerbau dan upah-upah sangat lengkap .namun,bagi orang tua yang kurang mampu sebutir telur dalm upah –upah biasa sangat memadai untuk melaksanakan hajat yang penuh kesakralan , tata tertib,nasihat kepada pasangan pernikahan, dan doa kepada tuhan yang maha esa .
         Tentu saja semua itu di laksanakan sebagai rasa syukur orang tua karna pihak keluarga laki-laki memperoleh menantu perempuan yang akan menemani anak laki-laki nya . harapanya , sejak pernikahan hingga masa tua mereka bias menghadapi kesempitan dan kesusahan dan berbahagia di dalam kelapangan yang tuhan ujikan kepada mereka .





DAFTAR PUSTAKA
·         Irwan Effendi ,Baron lubis ,Muslim nasution ,2008 , upah-upah ,membangkit semangat dalam masyarakat melayu .Yogyakarta : Penerbit Balai Kajian dan Pengembangan  Budaya Melayu Bekerja sama dengan Penerbit Adicita Karya Nusa .
·         Koentjaraningrat ,  2002,Manusia dan Kebudayaan di Indonesia .jakarta:Penerbit Djmbatan
·         Persadaan Marga Harahap Dohot Boruna ,1993.horja :Adat Istiadat Dahlia Na Tolu , Musyawarah Adat Persadaan Marga Harahap Dohot Anak Boruna di Padang Sidempuan 26-27 desember1991.Bandung:PT Grafiti
·         Wikipedia .Kabupaten Rokan Hulu .http://id.wikipedia.org.  di unduh pada tanggal 
16 Mei 2016
·         Situs Resmi Pemerintah Provinsi Riau :Profil Kabupaten Rokan Hulu .http://www.riau.go.id. di unduh pada tanggal 16 mei 2016





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar